Terkuak Pembicaraan Jenderal Amerika & Jenderal China, Ternyata Eh Ternyata…

Perwira agung militer Amerika Serikat (AS) Mark Milley mengungkapkan Donald Trump tidak berencana menyerang China ketika menjabat. Pernyataan itu juga disampaikannya kepada Beijing dalam sebuah seruan di era kepemimpinan Trump.

“Saya terang, saya yakin, bahwa Pemimpin Trump tidak bermaksud menggunakan China dan itu merupakan tanggung jawab langsung hamba untuk menyampaikan perintah dan niat presiden, ” kata Milley kepada Komite Legiun Bersenjata Senat pada Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: Peringatan sejak Jenderal Amerika Keluar: Di dalam 12 Bulan, Al-Qaeda Muncul di Kaki Taliban

Jenderal Angkatan Darat serta Ketua Kepala Staf Ikatan ini menyampaikan pembelaan membengkil atas dua panggilan dengan dibuat kepada mitranya sebab China. Dia mengatakan hal tersebut menanggapi tentang informasi intelijen bahwa China khawatir tentang serangan AS.

“Tugas saya zaman itu adalah melakukan de-eskalasi. Pesan saya lagi-lagi konsisten: Tetap tenang, tegas, & turunkan eskalasi. Kami tak akan menyerangmu, ” ujar Milley dikutip dari Al Arabiyah.

Milley telah menjadi ‘pusat angin besar api’ di tengah petunjuk bahwa dia melakukan perut panggilan ke Jenderal Li Zuocheng dari Tentara Penghentian Rakyat China. Panggilan itu untuk meyakinkannya bahwa AS tidak akan tiba-tiba bergumul atau menyerang China.

Dalam komentar yang paling luas, Milley mengatakan bahwa panggilan pada 30 Oktober dan 8 Januari sepenuhnya dikoordinasikan dengan Gajah Pertahanan pada saat itu, Mark Esper, serta badan-badan kebahagiaan nasional AS lainnya. Dia mengatakan bahwa setelah panggilan selesai, dia mengadakan pertemuan singkat dengan staf untuk membahas prosesnya.

“Saya tidak pernah membuktikan untuk mengubah atau mempengaruhi proses, merebut otoritas, atau memasukkan diri saya ke dalam rantai komando, namun saya diharapkan, saya diminta, untuk memberikan saran saya dan memastikan bahwa pemimpin mendapat informasi penuh, ” ujar Milley.

Rincian panggilan itu baru kali ditayangkan dalam kutipan dari buku “Peril” dengan baru-baru ini dirilis sebab jurnalis Washington Post Bob Woodward dan Robert Costa.

Beberapa anggota parlemen AS mengatakan Milley melampaui wewenangnya. Mereka pun telah menodong Presiden Joe Biden untuk memecatnya. Trump mengecam Milley sebagai pengkhianat, menyebutnya orang gila. “Milley tidak sudah memberi tahu saya mengenai panggilan yang dilakukan ke China, ” katanya menyelamatkan diri.

Lihat Sumber Tulisan di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kegiatan sama Warta Ekonomi secara Republika. Hal yang terpaut dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungan Republika.

Invalid Pasukan, Rapat Paripurna Interpelasi Anies Gagal Terlaksana: Welas…

DPRD DKI Jakarta batal menggelar rapat paripurna interpelasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal Formula E. Gara-garanya, jumlah politisi Kebon Sirih yang hadir tidak kuorum. Warganet pun meledek PDIP dan PSI.

Kemarin, DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna dengan agenda soal interpelasi Anies. Rapat diagendakan jam 10 pagi. Rapat segar dimulai 30 menit lalu karena jumlah anggota yang hadir masih sedikit.

Baca Selalu: ‘Anies Baswedan, Formula E Gak Bikin Kenyang! ‘

Rapat dipimpin Pemimpin DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Ia lantas meminta daftar hadir bagian dewan. “Bisa kita berangkat ya? Coba absensi, ” pinta kader PDIP ini.

Plt Carik DPRD, Augustinus bergegas, membawa buku besar berisi jadwal hadir anggota dewan di paripurna itu. Kemudian, Prasetyo memberi salam pembuka, sebagai tanda dimulainya rapat. Kata dia, agenda kali ini mendengar penjelasan dari benteng pengaju interpelasi secara lisan.

Meski sudah dibuka, jumlah anggota dengan hadir masih sedikit. Kursi-kursinya banyak yang kosong. Bukan hanya di bagian. Kursi pimpinan juga angin. Dari lima kursi, cuma terisi satu orang, yakni Prasetyo.

Prasetyo kembali mengecek daftar sedia. Dari total 106 anggota, hanya 27 orang yang hadir di ruangan. Padahal, berdasarkan tata tertib DPRD DKI, seharusnya ada minimal 53 orang anggota balai untuk bisa menggelar rapat paripurna.

“Dalam rapat paripurna ini kami melihat hanya ada 27 orang. Saya rasa hari ini masih belum mampu kuorum. Saya tunda selama 1 jam untuk paripurna ini mendapatkan kuorum, bisa disetujui? ” tanya Prasetyo kepada peserta rapat, serta langsung disetujui.

Singkat cerita, Prasetyo menunda rapat paripurna interpelasi Metode E. Alasannya, karena jumlah anggota dewan yang siap tak memenuhi syarat minimal alias tidak kuorum. “Forum ini juga tidak kuorum 50+1. Jadi, rapat lengkap pengusulan interpelasi kami berhenti, ” katanya.

Menanggapi kejadian ini, warganet banyak yang nyinyir. ” Cuma dua kelompok itu yang kelojotan serupa Pak Anies. Hayuk aja cari-cari kesalahan Pak Anies , ” cuit @amare_guzel .

Padahal Pak Aniesnya santai serupa ngopi. Wkwkw , ” sindir @rochhimmh_ .

Partai gorong-gorong. Jika mau interpelasi lebih bagus di got aja. Biar tikus pada nyamperin , ” timpal @Rachman59387925 .

Ada juga netizen dengan memberi saran ke PDIP dan PSI. ” Kasihan partai lain tak mendukung. Akibat isinya lara hati semua jadi timbul dendam karena jagoannya keok telak , ” sirih @Adjie29962156 .

Ya jika begitu, berdua diskusi sekadar bagaimana supaya menjadi kelompok yang amanah, terpercaya, berguna bagi seluruh bangsa serta bagaimana menghabisi koruptor, ”   usul @ArilGuci .

Menentang Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Tulisan ini merupakan kerja pas Warta Ekonomi dengan Kaum Merdeka. Hal yang terpaut dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung berat Rakyat Merdeka.

Gugatannya ke Bambang Pamungkas Ditolak, Amalia Fujiawati: Mana Ada Maling Ngaku

Gugatan Amalia Fujiawati terhadap Bambang Pamungkas terkait pengesahan keturunan anak ditolak oleh Meja hijau Agama Jakarta Selatan. Namun, Amalia sendiri tak terlalu terkejut menanggapi keputusan itu.

“Kalau buatan putusan, saya sudah nebak, ” kata Amalia dikutip dari kanal Youtube Cumicumi, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Ferry Irawan Terbukti Tak Nafkahi Istri pada Sidang Memegat

Amalia sudah lama menduga gugatannya bakal ditolak karena terganjal salinan vonis isbat nikah dia dengan lelaki lain, Bambang bin Aripin yang dianggap sebagai produk hukum palsu. Oleh karena itu, dia tidak kecewa mendengar putusan hakim.

Justru, alasan-alasan hakim menolak gugatan tersebut lah yang membuat Amalia kecewa. Dalam surat vonis, hakim menyebut tak benar adanya pernikahan jadi salah satu pertimbangannya.

“Hakim menyatakan bahwa tidak benar adanya pernikahan Amalia dan Bambang Pamungkas, kenapa? Sebab tergugat Bambang Pamungkas tidak mengakui adanya pernikahan, sungguh sekarang mana ada maling ngaku hehe, ” ujarnya.

Padahal, Amalia melanjutkan, di persidangan hakim sudah melihat bukti-bukti berbentuk foto dan video dengan menunjukan pernikahannya dengan bekas pesepak bola itu. Bahwa hakim tak jadikan tersebut sebagai fakta persidangan membuatnya kecewa.

“Tapi alasan-alasan hakim itu lho yang membuat saya siap kok hakimnya seperti itu ya. Padahal di dalam persidangan dia tahu benar, lihat bukti foto, menentang bukti video segala ragam, ” katanya menjelaskan.

Sebelumnya, Amalia Fujiawati gugat Bambang Pamungkas terkait pengesahan dan nafkah budak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dia mengaku sudah menikah secara siri sebab mantan bintang Persija Jakarta itu dan mendapat perut orang anak.

Sementara itu, pengakuan Amalia dibantah oleh Bambang Pamungkas yang diwakili kuasa hukumnya. Bambang sendiri tak sudah muncul di media menyikapi persoalannya dengan Amalia sejauh ini.

Baca Serupa: Ternyata Elly Sugigi Sudah Berikan Putri Sulung ke Orang, Apa Alasannya?

Lihat Sumber Artikel di Matamata. com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Matamata. com. Hal dengan terkait dengan tulisan, menjepret, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi kepalang jawab Matamata. com.

Teristimewa, Kasus Corona Singapura Terbang 1. 939 Orang Membangun Sehari

Kementerian Kesehatan Singapura pada Minggu (26/9/2021) mengonfirmasi 1. 939 kasus gres COVID-19. Angka tersebut menjadikan total kasus negara tersebut menjadi 87. 892, serta dua kematian lagi kelanjutan penyakit tersebut.

Pertama adalah seorang perempuan Singapura, melansir Yahoo News , Senin (27/9/2021), berusia 97 tahun yang meninggal karena infeksi COVID-19 pada 25 September. Dia dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 pada 18 September, kata kementerian itu. Tempat belum divaksinasi COVID-19, & memiliki riwayat hiperlipidemia.

Baca Serupa: Ingin Hidup Berdampingan, Tapi Covid-19 Singapura Bikin Pusing, Jutaan Orang di-Lockdown Teristimewa

Selanjutnya seorang perempuan Singapura berusia 69 tahun yang meninggal karena infeksi COVID-19 pada 24 September. Dia dinyatakan positif terkena COVID-19 pada hari yang sama. Dia belum divaksinasi COVID-19, dan memiliki riwayat darah tinggi.

Secara mutlak, 78 telah meninggal sebab komplikasi akibat infeksi COVID-19 di Singapura.

Di antara kasus dengan dilaporkan pada Minggu, ada 1. 536 kasus komunitas, 398 kasus penghuni pondok dan lima kasus impor, kata Depkes.

Kementerian menyoroti 10 cluster besar dengan kasus gres termasuk 40 kasus pertama di Blue Stars Dormitory, sehingga totalnya menjadi 283, dan empat kasus pertama di My Little Campus (Yishun), sehingga totalnya menjadi 44.

Sementara itu, ada 1. 203 kasus dirawat di rumah sakit dengan 30 dalam antaranya dirawat di ICU.

Hingga Minggu, 1. 203 kasus COVID-19 saat ini dirawat di rumah sakit, sebagian besar dalam kondisi baik serta dalam pengawasan. Saat tersebut terdapat 172 kasus keburukan serius yang membutuhkan suplementasi oksigen, dan 30 di dalam kondisi kritis di bagian perawatan intensif (ICU). Sejak mereka yang jatuh melempem parah, 168 adalah manula di atas 60 tarikh.

Selama 28 hari terakhir, persentase kasus lokal yang tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala ringan adalah 98 upah. Sebanyak 356 kasus memerlukan suplementasi oksigen dan 39 berada di ICU. Dibanding jumlah tersebut, 51, enam persen divaksinasi penuh & 48, 4 persen tak divaksinasi atau divaksinasi beberapa. Sebanyak 21 orang meninggal selama periode ini, dalam antaranya 28, 6 tip divaksinasi lengkap dan 71, 4 persen tidak divaksinasi atau divaksinasi sebagian.

Hingga Sabtu, kira-kira 9, 1 juta ukuran vaksin COVID-19 telah diberikan di bawah program vaksinasi nasional. Sekitar 4, 59 juta telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, dengan sekitar 4, 47 juta telah menyelesaikan rejimen vaksinasi lengkap.

Dengan terpisah, 191. 709 ukuran vaksin lain yang diakui dalam Daftar Penggunaan Perlu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO EUL) telah diberikan di hari Sabtu, mencakup 88. 301 individu.

Ini bermanfaat 82 persen populasi Singapura telah menyelesaikan rejimen lengkap mereka atau menerima perut dosis vaksin COVID-19, serta 85 persen telah menyambut setidaknya satu dosis.

IKA Unpad Adakan Gebyar Vaksinasi ke-2 Penyandang Disabilitas pada Jabar

Demi terciptanya herd immunity , Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) konsisten mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19, khususnya bagi penyandang disabilitas di Jawa Barat. Kepedulian IKA Unpad pada penitikberatan dan kesetaraan hak pada mendapatkan vaksinasi bagi para-para penyandang disabilitas diwujudkan dalam program Gebyar Vaksinasi ke-2 bagi Para Penyandang Disabilitas yang dilaksanakan serentak pada 20 kota dan kabupaten Jawa Barat, Sabtu (25/9).

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran, Irawati Hermawan atau Teh Ira, lewat tanda tertulisnya, menyatakan bahwa IKA Unpad mengawal pelaksanaan Vaksinasi satu dan dua bagi para penyandang disabilitas.

Baca Pula: Fadel Muhammad Dampingi Menkes Buka Vaksinasi Covid-19 Kedua bagi Masyarakat Pulau Tidung

Gebyar Vaksinasi dalam Kota Bandung diselenggarakan di dua tempat, yaitu Kodiklat TNI Angkatan Darat & SLB Negeri Cicendo. Teh Ira berkesempatan mendampingi Letjen AM Putranto, Komandan Kodiklat TNI AD, dalam pertimbangan kegiatan vaksinasi di Kodiklat. Turut hadir di Kodiklat TNI AD, yaitu dr. Lia G. Partakusumah (Ketua IKA FK Unpad yang juga Ketua Task Force Vaksinasi IKA Unpad), Dedi Supandi (Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi Provinsi Jawa Barat), Pimpinan Wilayah Bank Indonesia, Jajaran Bank Mandiri, Pengantara Ketua IKA Unpad Hari Susanto (Komisaris Utama PT MNC Sky Vision Tbk. ), serta Ketua Sentra Vaksinasi HIPPINDO.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hadir secara daring sebagai Keynote Speaker .

Bertempat di SLB Daerah Cicendo, kegiatan yang ber- tagline #SALAM, SayaSudahDivaksin ini dihadiri oleh Staf Khusus Kepala Bidang Sosial Angkie Yudistia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Tim Dalang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Puak Provinsi Jawa Barat (yang juga Wakil Ketua IKA Unpad) Atalia Praratya K., Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Jawa Barat, Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, & Kepala Sekolah SLB Cicendo Bapak Wawan S. Pd.

Dalam lawatannya, Angkie Yudistia menyerahkan surat apresiasi pelaksanaan #DisabilitasBISAVaksinasi di Jawa Barat kepada 13 pihak: Gubernur Jawa Barat, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung yang diwakili sebab Wakil Wali Kota Bandung, Ketua Percepatan Vaksinasi COVID-19 Jawa Barat, Kepala Biro Kesehatan Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad), Kodiklat TNI AD, IKA Fak. Kedokteran Unpad, HIPPINDO, dan Bandung Independent Living Center.

Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran juga menyerahkan pujian kepada semua pihak dengan turut mendukung suksesnya kegiatan Gebray Vaksinasi Disabilitas IKA Unpad.

Selain berlokasi di Kota Bandung, gelaran Gebyar Vaksinasi selalu serentak diadakan di Balé Ramé, Kab. Bandung yang turut dihadiri oleh Sekjen IKA Unpad M. Q. Iswara. Berikut lokasi penyelenggaraan Gebyar Vaksinasi: Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Garut, Kab Ciamis, Kab. Pangandaran, Kab. Banjar, Kab. Kuningan, Kab. Sumedang, Kota Cimahi, Kab. Karawang, Kota & Kab. Tasikmalaya, Kota serta Kab. Sukabumi, Kab. Purwakarta, dan Kab. Bogor. Diadakan pula laporan secara tepat melalui Zoom meeting daripada tiap tempat pelaksanaan Vaksinasi.

Dalam rangkaian Gebyar Vaksinasi kali itu diadakan pula Talkshow dengan daring mengenai serba serbi vaksinasi Covid-19 yang bertajuk “Vaksin Datang, Kita Menang” yang akan dimoderatori sebab Dr. Rizky Andhika, Sp. PD (Staff Dept. Menuntut Penyakit Dalam RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung-FK Unpad). Bertindak sebagai pembicara, yakni Dr. Lucya Agung Susilawati, MARS (Kepala Bid. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Jawatan Kesehatan Provinsi Jawa Barat), Dr. Rodman Tarigan, SpA(K), M. Kes. (Peneliti Vaksin Covid Pokja KIPI Tanah air Bandung), dan Leani Ratri Oktila (Peraih Medali Emas Bulu Tangkis Paralimpik  Tokyo 2021).

Selain talkshow , diadakan pula pembagian doorprize untuk lebih menyemarakan kegiatan #SALAM, SayaSudahDivaksin. Gebyar Vaksinasi ke-2 Bagi Penyandang Disabilitas ini terselenggara atas kegiatan sama antara IKA Unpad dengan Bank Indonesia (BI), Bank Mandiri, Bank BJB, Lembaga  Penjamin Simpanan (LPS), HIPPINDO, Bigdonte, MyUnpad, Siloam Hospital, dan Primaya Hospital.

Kegiatan vaksinasi kesempatan ini menggunakan vaksin sinopharm. Para peserta vaksin didampingi oleh keluarga atau instruktur dari sekolah masing-masing selalu penerjemah bahasa isyarat. Disediakan pula ruang observasi & penerangan terkait KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Pemilihan lokasi oleh IKA Unpad di SLB Negeri Cicendo pun tak sembarangan. Sekolah ini merupakan sekolah tuna rungu-wicara yang pertama se-Indonesia, bahkan se-Asia Tenggara. Didirikan pada 6 Mei 1933 di era pemerintahan kolonial Belanda, madrasah ini kental nuansa memori tempo dulu.

Sebelumnya, IKA Unpad telah sukses melaksanakan kegiatan vaksinasi pencegahan Covid-19 di lingkungan Universitas Padjadjaran pada Maret dan April 2021. Program Vaksinasi ini pun terus dilakukan IKA Unpad sebagai dukungan jelas dalam menyukseskan program Negeri Pusat.

Instruksi Presiden Jokowi Tegas, Bikin Menko Mahfud MD Blak-blakan…

Menteri Koordinator Bidang Kebijakan, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD langsung mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi agenda Pemilu dan Pilkada 2024 agar segera ditetapkan.

Hal itu disampaikan Mahfud MD dalam kerap koordinasi lanjutan soal Simulasi Jadwal Pemilihan Umum Kepala, Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, di kantor Kemenko Polhukam, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Mahfud MD bareng Tito Ngebut Bahas Persiapan Pemilu Serempak 2024, Apa Hasilnya?

Menurut Mahfud MD, kalau hal tersebut supaya tak terganggu dengan isu-isu lainnya seperti penambahan masa posisi presiden melalui amendemen UUD 1945.

“Presiden menginstruksikan agar segera ditetapkan simulasi tanggal Pemilihan Umum dan Pilkada tahun 2024. Jadi Presiden minta biar kita tidak terpengaruh sebab isu-isu lain, amendemen, sambungan jabatan dan sebagainya, ” jelas Mahfud MD dalam keterangan tertulisnya dikutip GenPI. co, Jumat (24/9).

“Pokoknya tetapkan agenda Pemilu yang layak sebati dengan undang-undang, di mana kita bersepakat bahwa taat undang-undang Pemilu legislatif dan Presiden itu tahun 2024, ” sambungnya.

Mahfud MD menegaskan kalau pihaknya bersama Mendagri akan membicarakan hal tersebut bersama-sama DPR, KPU, Bawaslu dan lembaga terkait lainnya.

“Simulasi sudah dikerjakan, Mendagri sudah bersimulasi secara DPR pada tanggal 16 September, lalu di Kemenko Polhukam tanggal 17, tersebut semuanya di bulan September dan yang terakhir tanggal 23 September juga simulasi lagi sehingga sampai secara pilihan-pilihan, ” bebernya.

Menurut Mahfud MD, setidaknya terdapat sejumlah opsi tanggal yang saat itu mulai dipertajam sekaligus memikirkan sejumlah masalah teknis serta yuridis yang menyertainya.

Salah satu rancangan pelaksaan yang mencuat yaitu 24 April, tetapi masih ada tiga opsi tanggal lainnya juga yang nantinya bakal disampaikan ke Pemimpin Jokowi.

“Terkait dengan opsi Pemilu bila dilaksanakan pada tanggal 24 April, maka warga negeri atau kelompok warga negara yang ingin mendirikan partai Politik yang bisa menimbrung pemilu untuk tahun 2024, harus sudah mempunyai badan hukum selambat-lambatnya 21 Oktober tahun ini, ” sahih Mahfud MD.

Pasalnya, menurut Undang-Undang Bagian 2 Tahun 2011 mengenai partai politik, partai politik boleh ikut Pemilu kalau sekurang-kurangnya 2, 5 tarikh sebelum pemungutan suara di tahun yang bersangkutan.

“Pokoknya 21 Oktober itu harus sudah menyimpan badan hukum, bukan harus sudah mendaftar untuk memiliki badan hukum, tetapi SK badan hukumnya itu sudah keluar, kalau opsi Pemilu yang dipilih tanggal 24 April, ” ujar Mahfud MD.

Mahfud MD menjelaskan, bahwa terkait dengan beberapa kendala pada setiap tanggal yang akan ditentukan nanti, bakal disampaikan seluruh masalah, kelebihan dan kehinaan kepada presiden sebagai tujuan pertimbangan.

“Yang akan memutuskan pilihan-pilihan itu adalah Presiden melalui suatu rapat kabinet terbatas, tetapi kita nanti akan menyapaikan semua penyakit atau kelebihan dan kekurangan setiap tanggal yang mau ditentukan presdien bersama DPR dan KPU, ” pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel pada GenPI Disclaimer: Tulisan ini merupakan kerja cocok Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait secara tulisan, foto, grafis, gambar, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Barang apa Kabar Rumah DP 0 Persen Gagasan Anies Baswedan, Ternyata…

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta mengungkapkan informasi seputar program rumah DP 0 Rupiah.

Terdapat tiga bangunan rumah DP 0 Rupiah yang sudah rampung. Dalam Nuansa Pondok Kelapa Tower Samawa (780 unit), Gembong Kemayoran (38 unit), serta Sentraland Cengkareng (124 unit).

Menangkap Juga: Mayoritas Janji Gerakan Anies Ternyata Sudah Terealisasi Lho…

Berdasarkan masukan DPRKP DKI Jakarta semenjak 10 September 2021, untuk di Nuansa Pondok Kelapa Tower Samawa masih tertinggal 93 unit, Bandar Kemayoran habis terjual, dan Sentraland Cengkareng tersisa 28 unit.

Adapun era ini masih terdapat 4 bangunan program tersebut yang dalam tahap pembangunan.

Keempatnya, yakni, Tower Swasana Nuansa Pondok Kelapa (400 unit), Nuansa Cilangkap (860 unit), Pasal Senen Blok VI (540 unit), dan Mahata Lenteng Gemilang (35 unit).

Pantauan jpnn. com pada area rumah DP 0 persen Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pembangunan Tower Swasana masih berlangsung.

Di samping Swasana terdapat Tower Samawa dengan sudah rampung dan dihuni warga.

Benar di depan kedua benara tersebut terdapat fasilitas pemindahan halte transjakarta dan minitrans.

Rumah DP 0 persen yang bersaing dengan TPU Pondok Kelapa itu bebas banjir & dilengkapi berbagai fasilitas, sesuai, akses jalan yang lapang, sistem keamanan 24 tanda, lahan parkir yang besar, akses dekat menuju tol, dan lainnya.

“Tower Swasana DP Nol Pondok Kelapa target selesai Juni 2022. Progress (pembangunan) fisik kira-kira 52 persen, ” sebutan Kepala Dinas Perumahan Anak buah dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko kepada jpnn. com, Kamis (23/9).

Menentang Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Arahan Ekonomi dengan JPNN. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, serta keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.

Perkara Tugu Sepatu, Politikus Gerindra Semprot Anies Baswedan, Seret Nama Ahok yang Berhasil…

Ketua Umum FSP BUMN Bersatu Arief Poyuono blak-blakan sentil pembangunan Tugu Sepatu oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Menurut Arief Poyuono, bahwa pembangunan Tugu Sepatu itu sebagai wujud kebingungan Gubernur Anies Baswedan.

Mengaji Juga: Usai Diperiksa 5 Jam di KPK, Anies Baswedan Malah Dapat Angin Segar

“Tugu kuda nggak ada manfaat dan tidak ada latar kecil nilai historisnya kalau dibangun di Jakarta, ” jelas Arief Poyuono dikutip GenPI. co dari JPNN, Rabu (22/9).

Arief Poyuono membeberkan, bahwa Tonggak Sepatu semacam itu bertambah pantas dibangun oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Karena di Cibaduyut memang terkenal secara produk sepatunya hingga luar negeri, ” ungkap Arief Poyuono.

Makin, Arief Poyuono menilai pembangunan Tugu Sepatu oleh Anies Baswedan di Jakarta cuma pemborosan anggaran.

“Cuma cari-cari proyek sekadar untuk antek-anteknya, enggak lain dengan proyek Formula E yang juga enggak ada manfaatnya buat masyarakat, ” beber Arief Poyuono.

Melihat hal tersebut, Arief Poyuono langsung memisalkan kinerja Anies Baswedan dengan pendahulunya Basuki Tjahaja Penuh (Ahok) yang dianggap jadi melakukan terobosan, seperti membikin proyek Simpang Susun Semanggi.

“Sangat bermanfaat mengurai kemacetan di pendahuluan Polda Metro Jaya, apalagi katanya dibangun bukan pakai APBD. Itu baru program bagus, ” ujar Arief Poyuono.

Politikus Partai Gerindra itu menduga akhir-akhir ini Anies Baswedan tampak ingin menghabiskan uang APBD yang ada di bank daerah, dengan mewujudkan proyek-proyek yang tidak bermanfaat langsung bagi warga Jakarta.

Menurut Arief Poyuono, bisa jadi Anies Baswedan memang enggak terang dan tidak memahami bagaimana membangun Jakarta dan melayani publik Jakarta dengan menggunakan APBD.

“Kinerja Anies membuktikan kalau dia bukan kepala daerah yang berkelas di mengelola ibu kota negara, ” pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini ialah kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal dengan terkait dengan tulisan, memotret, grafis, video, dan menyeluruh isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Pakistan Klaim Bunuh Komandan Teroris di Perbatasan Afghanistan, Siapa?

Militer Pakistan dalam Senin (20/9) mengklaim sudah membunuh seorang komandan “kelompok teroris” yang terlibat pada pembunuhan empat perempuan staf lembaga bantuan kemanusiaan dalam Februari.

Safiullah, seorang komandan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), tewas dalam operasi keamanan di distrik Waziristan Utara dekat perbatasan Afghanistan, kata tentara Pakistan di sebuah pernyataan.

Baca Juga: Amerika Minta Pakistan Jangan Menghargai Pemerintah Baru Taliban

Dia berada di pulih serangan fatal pada Februari tahun ini terhadap empat perempuan yang bekerja untuk sebuah LSM dan para insinyur dari Frontier Works Organization, sebuah unit metode militer pada November 2020.

Dia serupa terlibat dalam perencanaan pukulan terhadap pasukan keamanan menggunakan alat peledak rakitan, dan kasus pemerasan dan penculikan untuk tebusan, tambah pernyataan militer Pakistan. Militer Pakistan mengklaim telah membunuh setidaknya lima teroris di Waziristan Selatan pada 15 September.

Distrik Waziristan Utara dan Selatan – pernah dijuluki sebagai jantung para militan di Pakistan – termasuk di antara tujuh bekas wilayah suku semi-otonom di mana tentara telah melakukan serangkaian berdiam sejak 2014 untuk meniadakan TTP.

Provinsi tersebut, termasuk Waziristan Utara dan Selatan, diberi kedudukan distrik dan digabungkan dengan provinsi Khyber Pakhtunkhwa dalam barat laut pada 2018.

Lebih dibanding 5. 000 tersangka keras dan lebih dari 700 tentara tewas dalam pukulan udara, bentrokan, dan ledakan ranjau darat selama tujuh tahun terakhir. Angka-angka itu tidak dapat diverifikasi secara independen karena akses jalan ke daerah-daerah bekas suku dibatasi.

Berdiam berturut-turut telah mendorong TTP menuju negara tetangga Afghanistan, dan Islamabad mengklaim “jaringan teroris” kini telah membuat pangkalan di seberang tapal batas untuk menyerang pasukan kesejahteraan Pakistan. Namun, pernyataan itu terus-menerus ditolak oleh negeri mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

Operasi militer juga telah membuat lebih sejak satu juta orang mengungsi, tetapi pemerintah Pakistan mengklaim 95 persen dari mereka telah kembali ke rumah mereka.

Lihat Sumber Tulisan di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kegiatan sama Warta Ekonomi secara Republika. Hal yang terpaut dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan kandungan artikel menjadi tanggung tanggungan Republika.

Kacau M. Kece Dihajar Napoleon Bonaparte, Kuasa Hukum Kekasih Rizieq Ungkit FPI

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar, meminta pihak kepolisian untuk berlaku tegas terhadap para karakter penodaan agama.

Hal ini disampaikan Aziz terkait heboh tersangka penodaan agama Muhammad Kece dengan diduga dihajar oleh Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri.

Baca Juga: Begini Penampakan Muka Memar M Kece Usai Dipukuli Irjen Napoleon Bonaparte

“Blokir semua konten penistaan petunjuk. Jangan malah pandir perkara FPI dan HRS diblokir sana-sini, padahal tidak ada kejahatannya, ” kata Terhormat dilansir JPNN. com , Senin (20/9).

Aziz menyatakan, permasalahan sensitif seperti penistaaan agama justru sangat berpotensi memicu konflik horizontal.

“Soal sensitif dengan dapat memicu konflik horizontal malah didiamkan. Blokir sendat dan hukum setimpal pelakunya, ” tegas Aziz.

Diketahui, Muhammad Kece membuat laporan usai dianiaya di dalam Rutan Bareskrim Polri pada 26 Agustus 2021.

Dalam laporan itu, eks Kadiv Hubinter Irjen Napoleon Bonaparte menjadi terlapor atas dugaan penganiayaan yang terjadi di dalam rutan Bareskrim Polri.

Menentang Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel tersebut merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN. Peristiwa yang terkait dengan gubahan, foto, grafis, video, & keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.