Alamak! Bitcoin Senilai Rp9 T Dijual Ilegal oleh….

alamak-bitcoin-senilai-rp9-t-dijual-ilegal-oleh-1

Sejumlah Bitcoin hasil peretasan dari Bitfinex 2016 mulai bergerak lagi, Kamis (15/4/2021). Jumlahnya lebih daripada 620 juta dolar GANDAR (sekitar Rp9, 1 triliun), membuat beberapa pelaku rekan khawatir dan menyebabkan kemerosotan harga Bitcoin.

Melansir  Cointelegraph , Bot Analitik Blockchain , Whale Alerts menjadi yang pertama kala menginformasikan fenomena itu melalui akun Twitter resmi.

“1, 241. 37 BTC dari hasil peretasan ditransfer dari Bitfinex Hack 2016 ke dompet anonim, ” tulis akun tersebut.

Baca Juga: Harga Bitcoin Sempat Tembus Rp940 Juta, Apa Sebabnya?

Menangkap Juga: Apa Itu Helo? Aplikasi Buat….

Transaksi itu berkualitas lebih dari 78 juta dolar AS (sekitar Rp1, 1 triliun), peretas membayar sekitar 45 dolar GANDAR walau transaksi lainnya cuma seharga 1, 5 BTC.

Laporan yang serupa menyebut, “Ada 63 transaksi secara keseluruhan, dengan poin lebih dari 620 juta dolar AS (sekitar Rp9, 1 triliun). ”

Sementara itu, peretas tak meninggalkan jejak terang karena acapkali memindahkan Bitcoin hasil retasan dari dompet satu ke dompet yang lain.

Tujuan dibanding tindakan mereka pun belum jelas. Sejumlah transfer terjadi di dompet yang bersangkutan dengan peretas, walau ada pula dompet baru.

Kaum pengamat menunjukkan, hampir tidak mungkin bagi peretas menjajakan BTC curian itu, sebab tak ada bursa pati yang akan menerima koin ‘tercemar’. Oleh karena itu, para  trader menduga, peretas hanya ingin menakut-nakuti pasar.