Anies Baswedan Paling Dielu-Elukan: Wibawa Terlihat dari Tindakannya, Bukan Bacotnya!

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tidak main-main menindak semua pihak yang melanggar pelaksanaan PPKM Darurat. Tak hanya sungguh-sungguh ke luar, Anies pula sangat keras ke di dalam. Buktinya, setelah menyegel ratusan kantor yang nakal, Anies juga mencopot anak buah yang dianggap lalai tangani Corona.

Ada 8 anak buah Anies yang dicopot dari jabatannya. Semuanya berasal dari Dinas Perhubungan. Mereka ketahuan nongkrong di Warung Kopi, di Kamis (8/8/2021) malam, serupa melepas masker, merokok serta menyeruput kopi. Padahal, masa kejadian, DKI sedang memberlakukan PPKM Darurat. Video itu kemudian viral dan memotong kecaman publik.   Baca Juga: Bikin Lesu! Setengah Warga DKI Terpapar Covid-19, Anies Baswedan: Gak Ada Pilihan Lain, Kecuali….

Tidak sampai 24 jam, delapan petugas Dishub DKI tersebut, langsung dipecat Anies. Upacara pemecatan dan pencopotan status petugas Dishub DKI itu, dilakukan di halaman Balairung Kota Jakarta, Jumat (9/7/2021) sore. Satu per utama pangkat mereka pun dicopot oleh Kepala Dinas Pertalian DKI Jakarta, Syafrin Liputo.   Baca Pula: Anies Baswedan Beberkan Kabar Mengejutkan Virus Covid-19 dalam Jakarta, Bikin Kaget!

Usai apel, Anies mengatakan, sanksi tegas diberikan kausa para oknum itu tidak memberikan contoh yang bagus kepada masyarakat. Padahal, mereka merupakan abdi negara yang seharusnya menjadi contoh untuk masyarakat luas.

“Ini pesan kepada semua, bila anda melakukan pelanggaran, bila anda bertindak tak patut, sementara anda mendatangkan atribut negara, maka atributnya dilepas dan ikatan kerjanya dihentikan, ” kata Anies.

Eks Gajah Pendidikan dan Kebudayaan ini pun mengingatkan kepada segenap jajarannya untuk taat & disiplin dalam menjalankan petunjuk. Terlebih, pemerintah saat ini tengah berupaya menekan cepat penularan Covid-19 lewat kebijaksanaan PPKM Darurat.

“Apalagi oleh pribadi-pribadi dengan bekerja, yang bergerak akan nama negara, ” tambahnya, menjelaskan.

Pada tempat yang sama, Syafrin Liputo mengatakan pihaknya mengetahui kedelapan mantan anak buahnya nongkrong di warkop sejak video yang viral dalam medsos. Kemudian, pihaknya menyelenggarakan pemeriksaan internal. Hasilnya, kedelapan petugas ini mengakui perbuatannya.

Syafrin menjelaskan dua pelanggaran yang dilakukan mantan anak buahnya tersebut. Pertama, tidak melaksanakan apel di Polda Metro Hebat (PMJ) yang dilakukan tiap malam sebelum melakukan berdiam gabungan, mulai pukul 22. 00 hingga 04. 00 WIB dini hari. Ke-2, kedelapan mantan petugas Dishub DKI itu melanggar keyakinan yang diatur dalam Kesimpulan Gubernur Nomor 875 Tarikh 2021 tentang PPKM Darurat, yang telah melarang santap dan minum di lepau, rumah makan, warung salinan dan tempat usaha sejenis. Sesuai Kepgub tersebut yang diperbolehkan hanya delivery atau take away.

“Ini sebagai peringatan kepada seluruh jajaran Dishub dalam melaksanakan tugas selalu taat akan regulasi yang ada, ” tegas pria dengan pernah meniti karir dalam Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPJT) itu.

Sikap Anies yang tidak pilih kasih ini, diapresiasi Penasihat Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin. Menurutnya, sikap tegas Anies tersebut patut dijadikan contoh semua pihak.

“Jika ada yang melanggar patokan PPKM Darurat memang harus diberi sanksi. Karena bila tak tegas dalam memberi sanksi, maka aturan cuma akan menjadi mainan & akan disepelekan, ” ucapnya.

PPKM Perlu bukan hanya soal menegakkan aturan. Tapi juga soal bagaimana sama-sama menjaga nilai kemanusiaan, dengan cara membentengi kesehatan antarsesama. “Menegakkan preskripsi dengan baik, itu bertambah baik dari sekadar mengumbar kata-kata. Menghukum bagi yang melanggar, itu juga lebih baik dari sekadar mengekalkan. Pemimpin memang mesti, ” tekan Ujang.

Di dunia maya, sikap Anies juga mendapat banyak pujian. “Gitu dong kasar. Terima kasih, Pak. Gubernur terus jangan sampai kendor, ” ucap @cozysurfinger. “Karena wibawa aparatur diperlihatkan sebab tindakannya bukan bacotnya, ” timpal @Gunziryadi. “Saya tidak fans @aniesbaswedan. Tetapi, apa yang dilakukan Gubernur DKI saya kasih lima jempol. Mudah-mudahan daerah lain dan instansi pemerintah dan swasta, khususnya Polri @jokowi bisa mencontoh pemerintahan DKI Jakarta, ” seloroh @theparanggi.

Semacam diketahui, selama diterapkannya PPKM Darurat, Anies berulang kali melakukan sidak ke sebanyak tempat. Mulai dari biro, stasiun hingga ke jalan-jalan. Tercatat, sudah ada 103 perusahaan di Ibu Praja yang disegel, karena dianggap melanggar aturan selama PPKM Darurat.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum cocok. Dari 90 orang, kanal bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Tulisan di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Kejadian yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjelma tanggung jawab Rakyat Merdeka.