Berangkat April 2021, PLN Tak Lagi Gratiskan Tarif Elektrik untuk Rumah Tangga 450 VA

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menjelaskan adanya perubahan pemberian stimulus  tarif listrik  bagi masyarakat serta pelaku usaha untuk kurun April hingga Juni 2021.

General Manager  PLN  Unit Induk Pembagian (UID) Jakarta Raya Doddy B. Pangaribuan menyebutkan kalau per April 2021, stimulus yang diberikan adalah setengah dari stimulus yang diterima sebelumnya.  

Mengaji Juga: Tingkatkan Bauran EBT, PLN Ganti 38 PLTD di Maluku dan Maluku Utara Jadi PLTS

“Terjadi pengurangan besaran diskon yang dikasih kepada masyarakat menjadi separuh atau 50 persen dari besaran program stimulus triwulan I/2021, ” kata dalam  Sosialisasi Penerapan Mekanisme Stimulus Kelistrikan oleh Pemerintah, Selasa (30/3/2021).

Doddy  membeberkan, untuk konsumen rumah tangga (R1), industri mungil (I1), bisnis kecil (B1) 450 VA besaran stimulusnya  dari sebelumnya 100 tip, turun menjadi sebesar 50 persen.

Adapun untuk konsumen rumah tangga (R1) 900 VA yang awalnya mendapat diskon sejumlah 50 persen, per April mendatang stimulusnya  berkurang menjelma hanya sebesar 25 persen. Program relaksasi untuk konsumen sosial, bisnis, dan industri juga turun menjadi 50 persen.

Sementara itu, Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Jakarta Raya Kris Cahyono mengatakan bahwa buat pelanggan pascabayar R1, B1, I1 450 VA, penggunaan kWh yang diberi diskon 50 persen, yaitu suntuk setara 720 jam nyala maksimum atau setara 324 kWh.

“Jika pemakaian listrik melebihi 720 jam, pelanggan membayar kelebihan pemakaian tersebut dengan bayaran normal. Selama 720 jam nyala itu adalah pemisah pemakaian normal maksimum buat tarif 450 VA, yang 720 ke atas mau dikenai tarif normal, ” kata Kris, Selasa (30/3/2021).

Ketentuan tersebut juga berlaku untuk konsumen rumah tangga pascabayar gaya 900 VA. Pemakaian kWh yang diberi diskon 25 persen, yaitu maksimal seimbang 720 jam nyala penuh atau setara 648 kWh.

Adapun  buat pelanggan prabayar daya 450 VA (R1, B1, I1) diskon 50 persen diberikan ketika pelanggan melakukan transaksi pembelian token. Sedangkan untuk pelanggan prabayar 900 VA (R1) diskon 25 obat jerih diberikan ketika melakukan transaksi pembelian token.

Dalam hitungannya,   PLN memperkirakan jumlah penerima khasiat stimulus pada triwulan II tahun 2021 seluruh Nusantara mencapai 33, 9 juta pelanggan dengan perkiraan Rp 2, 3 triliun.

Tak hanya mendapat diskon tarif listrik  stimulus  di atas sama Rp 40. 000 & Rp 34. 000 per pelanggan per bulan, pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA selama ini juga telah mendapat subsidi rutin sebesar Rp 102. 000 per kamar (450 VA) dan Rp 98. 000 per bulan (900 VA).