Grab Tak Jadi Bayar Denda Rp49 Miliar Terkait Kasus TPI, Soalnya….

Grab Tak Jadi Bayar Denda Rp49 Miliar Terkait Kasus TPI, Soalnya....

WE Online, Jakarta kepala

Grab Indonesia memenangkan pertarungan hukum melawan Komisi Pengawas Persaingan Cara (KPPU) terkait dugaan perlakuan istimewa bagi pengemudi roda empat dengan terafiliasi dengan PT Teknologi Pengangkatan Indonesia (TPI).

Informasi itu berasal dari pengacara populer, Hotman Paris Hutapea yang mewakili Grab Indonesia dan TPI. Grab juga telah mengonfirmasi laporan tersebut.

“Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah memutuskan mendukung banding Grab menyusul keputusan KPPU yang menyebut perusahaan telah melanggar urusan 14 dan 19 (d) UNDANG-UNDANG No. 5/199 tentang larangan pengerjaan monopoli dan persaingan usaha tak sehat terkait kemitraan dengan TPI, ” ujar Juru Bicara Grab, dilansir dari  KrAsia , Selasa (29/9/2020).

Baca Juga: Musk Ungkap Bocoran Soal IPO Unit Bisnis SpaceX

Mengaji Juga: Wow!! IPO Agensi BTS Alami Oversubscribed Sampai 1. 000 Kali Lipat

Pada Jumat (25/9/2020) pekan berserakan, pengadilan memutuskan menghentikan kasus itu karena tak ada pelanggaran dan diskriminasi yang tertera dalam undang-undang.

TPI merupakan kongsi penyewaan mobil yang bekerja serupa dengan Grab Indonesia; menawarkan sebanyak skema sewa mobil jangka panjang, dengan opsi kepemilikan mobil bagi pengemudi Grab setelah beberapa tarikh.

KPPU menuding Grab mengatur algoritmanya untuk mengalokasikan lebih banyak pesanan kepada pengemudi di bawah naungan TPI. Lembaga itu pun membawa kasus itu ke pengadilan karena menerima keluhan sebab pengemudi Grab independen yang tergabung dalam organisasi angkutan sewa istimewa Indonesia di Sumatera Utara.

Mereka merasa rugi karena adanya ketidakadilan pembagian pesanan antara mitra pengemudi TPI dan pacar pengemudi independen. KPPU menuntut meja hijau mendenda Grab Indonesia dan TPI senilai Rp49 miliar.

Grab membantah seluruh tuduhan ketidakadilan. “Kami akan selalu menaati setiap regulasi yang berlaku dan etika bisnis yang baik, serta mau berkomitmen menghadirkan manfaat kerja sepadan kepada jutaan mitra dan pemakai Grab di Indonesia, ” sebutan jubir perusahaan.