Imbalan Cukai Jawa Tengah Kembali Amankan Rokok Ilegal

WE Online, Jakarta

Hingga saat ini, rokok ilegal masih terdapat dalam tengah-tengah masyarakat. Selain mengganggu cara perusahaan legal, keberadaan rokok gelap juga merugikan negara dari sisi penerimaan cukai. Untuk menekan konsekuensi negatif tersebut, Bea Cukai Jawa Tengah dan kantor Bea yang berada di bawah pengawasannya secara kontinyu melakukan penindakan terhadap rokok ilegal.

Aparat Kanwil Bea Cukai Jawa Pusat dan DIY melakukan penindakan kepada sebuah truk di Jalan Kaligawe Raya, Semarang pada Kamis (20/8/2020). Supir truk mencoba mengelabuhi aparat dengan membuka penutup terpal pada truk sehingga nampak truk tersebut tidak bermuatan barang.

Baca Juga: Operasi Gempur: Cara Bea Cukai Amankan Ratusan Ribu Rokok Ilegal

Kepala Bidang Penindakan & Penyidikan, Moch Arif Setijo Nugroho, mengungkapkan bahwa penindakan didasarkan dalam informasi yang menyatakan bahwa ada pemuatan rokok yang diduga ilegal diangkut dari Jepara menuju Jakarta.

“Atas informasi intelijen yang diterima, tim petugas Bea Cukai bergerak melakukan penelusuran di sepanjang Jalan Demak hingga Semarang. Pada pukul 02. 20 pagi buta, petugas berhasil mengamankan sebuah truk yang menjadi target operasi, ” ungkap Arif dalam keterangan terekam di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Dari hasil pemeriksaan di dalam sarana pengangkut didapati bahwa truk memuat sebanyak 45 karton cerutu berisi 450. 000 batang tanpa dilekati pita cukai. Dari bahan bukti yang diamankan diduga biji barang diperkirakan mencapai Rp459. 000. 000 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diamankan diperkirakan menyentuh Rp266. 994. 000.

Selain mengamankan barang bukti, aparat juga mengamankan dua orang terkira pelaku yang merupakan sopir & kernet truk dengan Insial (AJ) dan (ZP). Saat ini, segenap barang bukti beserta tersangka dibawa ke Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY untuk metode penanganan lebih lanjut.

Masih di wilayah Jawa Pusat, Bea Cukai Kudus juga jadi melakukan penindakan rokok ilegal dengan disimpan di dalam bangunan dengan diduga sebagai tempat penimbunan serta pengemasan rokok ilegal di dua tempat berbeda. Penindakan yang dikerjakan pada Rabu (19/8) berhasil menyembunyikan 425. 200 barang rokok gelap dengan total perkiraan nilai bahan sebesar Rp 433. 704. 000.

Kepala Kantor Dana Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo menyatakan, “Selain berhasil meringkus rokok ilegal, petugas Bea Cukai Kudus juga menemukan sebuah alat pemarah yang digunakan dalam proses produksi rokok ilegal tersebut. ”

Sebagai tindak lanjut, bahan bukti diamankan di Kantor Dana Cukai Kudus dan juga dilakukan pendalaman informasi mengenai pemilik gedung dan pemilik rokok ilegal sebab saat penindakan tidak ditemui adanya orang yang menghuni bangunan itu.