Imbas Pegawainya Positif, PLN Semprot Awahama di Kantor Pusat

Imbas Pegawainya Positif, PLN Semprot Awahama di Kantor Pusat

WE Online, Jakarta

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) langsung berkomitmen meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah virus corona atau Covid-19. Guna mencegah penyebaran Covid-19, PLN melangsungkan penyemprotan disinfektan di sekitar lingkungan kantor PLN, tidak hanya di kantor pusat, tetapi juga di seluruh unit PLN.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi, menyampaikan bahwa saat ini PLN Kantor Pusat telah memberlakukan Work From Home (WFH) untuk mencegah penyebaran Covid-19. PLN memastikan layanan elektrik kepada pelanggan akan tetap terjaga.

Baca Serupa: PLN dan Surveyor Indonesia Luncurkan Aplikasi e-PLN Kepabeanan

“Sejak awal pandemi Covid-19, kami melakukan penyemprotan disinfektan pada setiap sudut ruang kerja serta lingkungan kantor secara rutin sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, ” ujar Agung dalam keterangam pers, Selasa (21/7/2020).

Untuk menjaga agar layanan tetap tertib saat WFH, PLN didukung teknologi seperti presensi karyawan berbasis penggunaan geotagging, mekanisme rapat berbasis daring dan penyimpanan, serta transfer petunjuk kerja melalui system cloud, serta sistem surat menyurat melalui praktik manajemen surat.

Tengah itu, petugas yang harus lestari berada di pusat-pusat pengontrolan & pemeliharaan listrik tetap bekerja dengan meningkatkan standar kesehatan tinggi.

Saat pemberlakuan Work From Office (WFO), PLN juga telah mengambil seluruh aktivitas di kantor melegalkan protokol kesehatan yang tinggi bagaikan pengecekan suhu tubuh, mewajibkan penggunaan masker, membudayakan cuci tangan, pengamalan jaga jarak, dan pengaturan jam istirahat saat Work From Office .

Agung menambahkan, sebagai bagian lantaran tindakan preventif, PLN juga melaksanakan test Covid-19 secara terjadwal kepada personel.

“Kami sadar, elektrik menjadi kebutuhan utama bagi asosiasi sehingga keandalan dan pelayanannya kudu tetap terjaga, ” tambah Terkenal.