Kesimpulannya Bupati Gorontalo Batalkan Salat Ied di Lapangan

Kesimpulannya Bupati Gorontalo Batalkan Salat Ied di Lapangan

WE Online, Gorontalo

Bupati Gorontalo Mengadukan Indra Yasin membatalkan keputusan pengoperasian shalat Idul Fitri 1441 Hijriah, di lapangan sesuai hasil rapat Forkopimda kabupaten Gorontalo Utara 19 Mei 2020 yang diperluas ataupun dihadiri pihak Kementerian Agama (Kemenag), MUI Gorontalo Utara dan ormas Islam di daerah itu.

“Kita shalat Id di rumah masing-masing bersama keluarga pokok, sebagai upaya memutus rantai penyaluran COVID-19 di daerah ini, ” ujarnya di Gorontalo, Kamis.

Baca Juga: Bupati Ini Bolehkan Warga Salat Ied di Lapangan Terbuka, Kenapa Bagak?

Keputusan pembatalan termuat dalam Surat Edaran nomor 0032/Bupati/149/V/2020, tentang kegiatan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah.

Delapan pertimbangan yang menjadi dasar keputusan tersebut, yaitu, pertama, keputusan hasil rapat terbatas kabinet tanggal 19 Mei 2020 di Jakarta.

Kedua, edaran Gajah Agama RI nomor 6 tarikh 2020, tentang panduan ibadah puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di sedang wabah pandemi COVID-19.

Ketiga, imbauan Menteri Agama MENODAI tentang pelaksanaan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H.

Keempat, Keputusan Gubernur Gorontalo nomor 160/V/33/2020, tentang perpanjangan pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam penanganan COVID-19.