Ketum ICMI Soal RUU HIP: Sokong Dicabut dari Prolegnas, Pak Presiden dan Parpol!!

Ketum ICMI Soal RUU HIP: Sokong Dicabut dari Prolegnas, Pak Presiden dan Parpol!!

WE Online, Bogor

Rancangan Peraturan Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi sorotan di tengah bangsa. Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie biar buka suara soal itu.

Jimly apalagi mengimbau agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para pimpinan golongan politik (parpol) berinisiatif untuk mengeluarkan secara resmi RUU HIP dibanding Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Pengutamaan 2020 karena, RUU ini sudah memperluas konflik dan perpecahan.

“RUU HIP perluas konflik dan perpecahan, a. n. Ketum ICMI kami himbau pimpinan semua Parpol dan Presiden untuk ambil inisatif, dialog, mulai dengan cabut resmi RUU HIP dari prolegnas 2020. Para tokoh/pimpinan, juga dihimbau tidak gunakan paham perang dan teologi pemusuhan, tercatat peralat hukum pidana untuk menang-kalah , ” tulis Anggota DPD RI itu, Minggu (28/6/2020).

Menangkap Juga: Fadli Zon Soal BPIP: Harusnya Dibubarkan Saja!! Karena….

Baca Pula: Ini Baru Namanya Pancasila, Fadli Zon: Terpujilah Rakyat Aceh!

Saat tersedia salah satu pengikutnya @DaengTatang menyarankan agar RUU HIP ini dipercayakan kepada pihak perguruan tinggi (PT) agar dieksaminasi sehingga, bisa men draf RUU yang bebas persekutuan politik.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyambut baik ide tersebut namun menurutnya, pembahasan RUU HIP tidak dilakukan tahun ini serta drafnya diperbaiki dan dikembalikan sebagaimana ide semula.

“Ini pendapat yang baik, tapi jangan tarikh ini & sebaiknya drafnya diperbaiki dulu kembali ke ide awal hnya ngatur pembinaan bukan utak atik lagi substansi Pancasilanya dengan sudah final, ” balas Jimly.

Partner Persekutuan Konten: SINDOnews