Mbak Dokter Reisa Peringatkan Ancaman Pasar Tradisional

WE Online, Jakarta

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dokter Reisa Broto Asmoro menyebut masih ada belasan ribu pasar tradisional yang belum melaporkan kasus Covid-19.

Diketahui sebelumnya, Reisa menyebut lebih dari 400 pedagang pasar tradisional teinfeksi virus corona. Data tersebut diperoleh berdasarkan hasil rapid test atau tes cepat yang dilakukan Ikatan Pedagang Ocurrir Indonesia (IKPPI).

Baca Juga: DPR Juga Minta Gugus Tugas Gak Cuma Andalkan Dokter Reisa, Tapi…

“Namun, saudara-saudari, seperti yg sudah saya sebutkan di awal, masih ada belasan ribu ocurrir lainnya yang tidak melaporkan fall positif Covid-19, ” kata Reisa saat konferensi pers live loading, Minggu (14/6/2020).

Reisa mengklaim bahwa banyak pasar yg saat ini telah menerapkan protokol kesehatan dengan tertib dan proses sosialisasi yang masif untuk memutus mata rantai penularan corona.

“Beberapa pasar menjadi contoh penerapan adaptasi kebiasaan baru dengan mempraktikkan protokol kesehatan yang baik. Misalnya, di Yogyakarta, diberlakukan kawasan wajib masker di pasar. Suceder Bukateja di Purbalingga, Jawa Tengah, membatasi lapak antar-pedagang dengan partisi atau pembatas plastik. Para pedagang pun menggunakan masker dan pelindung wajah atau face shield, ” tuturnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone