Megawati vs Prabowo di Pilpres 2024?

WE Online, Jakarta

Berbagai kemungkinan siapa yang hendak maju Pilpres 2024 masih terkuak. Meski ada yang mendorong aktivis muda diberi kesempatan tampil berkompetisi di 2024, terbuka peluang aktivis tua seperti Megawati Soekarnoputri & Prabowo Subianto berkontestasi.

Kemungkinan Megawati berhadapan dengan Prabowo di Pilpres 2024 ini dikatakan pakar hukum tata negara Refly Harun saat mewawancarai Ketua Ijmal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, seperti ditayangkan di akun YouTube Refly Harun.

Baca Juga: Tenang Pak Prabowo, Anda Masih Didukung Kawanan Muslim di Pilpres 2024, Tapi Pendukung…

Dalam tayangan berdurasi 53 menit bertambah itu, Refly mewawancarai Slamet Maarif tentang sejumlah isu aktual, tercatat RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan pernyataan Slamet agar Prabowo Subianto tidak maju lagi dalam Pilpres 2024.

Zona, di salah satu bagian dalam tayangan tersebut, Slamet kembali menodong agar Prabowo Subianto memberi kesempatan kepada kader muda atau arsitek muda untuk maju Pilpres 2024. “Bukan saya menghalangi, kalau beliau mau maju lagi ya silakan saja. Tapi kita minta berikan kesempatan (kepada tokoh muda), ” ujar Slamet.

Menanggapi hal itu, Refly menyebut keinginan politik tidak terbatas. Dia mempertunjukkan Mahathir Mohamad di Malaysia yang masih maju lagi di leler 90-an tahun. “Apalagi usia 70 tahun, enteng itu. Jangan-jangan nanti tahun 2024 Megawati vs Prabowo, jangan-jangan, ” ujar Refly sambil tertawa.

Refly mengatakan, hal itu bisa terjadi kalau presidential threshold dipertahankan 20 persen laksana saat ini, kemudian Gerindra keluar kabinet lalu bergabung dengan parpol yang ada di luar seperti PKS, PAN, dan Demokrat.

“Yang di sana belakang tiba-tiba berpikir, ‘Wah Bu Kabut masih bisa nyalon ini’, mampu jadi Megawati berhadapan dengan Prabowo, (di atas) 70 tahun semua itu, ” katanya sambil tertawa.

Diketahui, tahun tersebut Prabowo Subianto berusia 69 tarikh. Sementara, Megawati 73 tahun. Keduanya pernah berduet pada Pilpres 2009, tetapi kalah dari SBY-Boediono.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews