Melayani Covid-19, Sucofindo Salurkan Tumpuan Tabung Oksigen di Wilayah Pontianak

lawan-covid-19-sucofindo-salurkan-bantuan-tabung-oksigen-di-wilayah-pontianak-1

PT SUCOFINDO (Persero) Cabang Pontianak melalui Unit Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) pejabat pusat menyalurkan bantuan sebanyak tabung oksigen guna membangun pasokan tabung oksigen untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya di Rumah Sakit TNI AD Kartika Husada.

Pemberian tumpuan diserahkan secara langsung oleh Kepala Cabang SUCOFINDO Pontianak, Paolo Manurung, kepada Besar Rumah Sakit Kartika Husada, Dokter Kolonel Agus Keadaan Wahono, pada Jumat (30/7) lalu. Kegiatan ini serasi dengan pilar sosial Bahan Pembangunan Berkelanjutan (TPB 3) Kehidupan Sehat dan Sentosa.

Mengucapkan Juga: Kementerian BUMN Memecah Jajaran Direksi Sucofindo

Kepala Cabang SUCOFINDO Pontianak, Paolo Manurung, menyampaikan kalau dengan meningkatnya kebutuhan sediaan tabung oksigen di Kalimantan Barat, PT SUCOFINDO (Persero) melalui unit PKBL merespons kebutuhan tersebut dan menindaklanjutinya.

“Melihat jalan kasus Covid-19 yang masih aktif di Kalimantan Barat yang berimbas pada keinginan pasokan tabung oksigen pada rumah sakit, kami segera merespons kebutuhan tersebut dan langsung memberikan sejumlah bantuan tabung oksigen ke Vila Sakit TNI AD Bintang Husada. Hal ini tidak lain karena merupakan satu diantara bentuk kontribusi kami untuk masyarakat, ” ujar Paolo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Paolo menyampaikan, cara penyaluran bantuan tabung oksigen untuk Rumah Sakit TNI AD Kartika Husada, SUCOFINDO Cabang Pontianak berkoordinasi dengan langsung dengan pihak Bagian Program Kemitraan Bina Dunia kantor pusat.

“Proses penyaluran bantuan buyung oksigen ini, SUCOFINDO Cabang Pontianak berkoordinasi langsung dengan pihak Unit PKBL pejabat pusat sehingga pada akhirnya proses pendistribusian dapat dilaksanakan dengan baik, ” sahih Paolo.  

Dalam mencegah penyebaran epidemi Covid-19, SUCOFINDO Cabang Pontianak telah melakukan beragam cara di antaranya dengan melaksanakan program vaksinasi yang bertempat di kantor SUCOFINDO Cabang Pontianak.

“SUCOFINDO Cabang Pontianak telah menyelenggarakan program vaksinasi dan bekerja sama dengan Polresta Pontianak. Program vaksinasi ini sasarannya tidak hanya untuk pegawai SUCOFINDO, tetapi juga kelompok sekitar. Pelaksanaan vaksinasi tersebut telah dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu tahap pertama pada tanggal 21 Juni 2021 dan untuk dosis kedua dilaksanakan 22 Juli 2021, ” terang Paolo.

Selain sudah melaksanakan program vaksinasi buat masyarakat, SUCOFINDO Cabang Pontianak juga telah memberikan Cara Pelindung Diri (APD) buat Rumah Sakit TNI AD Kartika Husada guna menolong para tenaga kesehatan di menangani pasien Covid-19. Dengan rutin, SUCOFINDO Cabang Pontianak melakukan penyemprotan disinfektan pada wilayah sekitar Kantor Bagian Pontianak.

Paolo berharap, disalurkannya bantuan ini mampu memberikan manfaat dengan optimal untuk masyarakat di dalam memutus rantai penyebaran wabah Covid-19. “Ke depannya masih ada program-program dalam penanggulangan Covid-19 dan langkah dengan telah kami lakukan itu merupakan kontribusi kami jadi perusahaan BUMN untuk kelompok dalam melindungi sesama sebab wabah pandemi Covid-19, ” tutup Paolo.

SUCOFINDO Cabang Pontianak selalu menyediakan layanan jasa lab. untuk analisa Crude Palm Oil (CPO), pupuk, batu bara, zirkon, monitoring dunia. Selain itu, SUCOFINDO Bagian Pontianak juga mampu mempunyai melayani dalam bidang industri seperti kegiatan Sertifikat Laik Operasi (SLO), kalibrasi tangki, pemeriksaan boiler, dan sertifikasi peralatan.

Dalam mendukung pelaku usaha di masa pandemi, PT SUCOFINDO (Persero) pula mampu melayani jasa disinfectant spraying . Layanan ini meliputi Indoor Cold Fogging , yaitu Penyemprotan Awahama di dalam ruangan (kantor, gudang, ruang produksi) dengan menggunakan mesin ULV Cold Fogger dan Outdoor Mist Blowing , yaitu penyemprotan area separuh luar di sekeliling gedung kantor atau pabrik yang berjarak 1 (satu) datang 2 (dua) meter dari dinding bangunan dengan menggunakan mesin Mist Blower.

Faktanya, pedoman antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu kunci. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas