Palestina: Tidak Ada Perubahan Apapun pada Israel di Bawah Bennett

Warga Palestina tidak merasakan akan ada perubahan nyata dari pemerintah baru Israel di bawah Naftali Bennett. Kebijakan Israel tetap serupa yakni merampas hak-hak Palestina.  

“Kami tidak mengandalkan perubahan apa pun dalam pemerintahan pendudukan karena mereka bersatu di kebijakan pembunuhan dan perebutan hak-hak Palestina, ” kata pendahuluan Juru Bicara Hamas Sami Abu Zuhri dalam cicitan Twitter-nya, Minggu.

Baca Juga: Innalillahi, Wanita Palestina Didor Pembela Keamanan Israel hingga Mati di Tempat

Parlemen Israel menyetujui pemerintahan federasi baru yang mengakhiri masa jabatan Benjamin Netanyahu selama 12 tahun. Juru Cakap Hamas lain Fawzi Barhoum mengatakan terlepas dari bentuk pemerintahan baru di Israel, itu tidak akan mengganti cara pandang entitas Zionis.

“Ini adalah pendudukan dan entitas kolonial yang harus kita lawan dengan paksa untuk memperoleh kembali hak kita, ” kata Barhoum.

Sementara itu, Juru Kata Presiden Palestina Nabil Lebu Rudeineh mengatakan ini ialah urusan internal Israel.

“Posisi kami tetap jelas. Yang kami inginkan adalah sebuah negara Palestina dengan Yerusalem sebagai pokok kotanya.

Departemen Luar Negeri Palestina membaca dalam sebuah pernyataan, tidak tepat jika menyebut negeri baru Israel sebagai pembawa perubahan. Sebab, kebijakannya tak akan berubah dari negeri sebelumnya.

Kementerian mengajukan sebesar pertanyaan pada pemerintahan Bennet, termasuk soal posisi pemerintah baru mengenai hak kaum Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan pembentukan negeri merdeka.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat tersedia sekitar 1. 387 hoaks yang beredar di pusat pandemi Covid-19 selama masa Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel pada Republika Disclaimer: Tulisan ini merupakan kerja sesuai Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait secara tulisan, foto, grafis, gambar, dan keseluruhan isi tulisan menjadi tanggung jawab Republika.