SBY Tarik Pendaftaran Lambang Partai, Kubu Moeldoko Semringah: Tanda Penting Kekalahan!

sby-tarik-pendaftaran-lambang-partai-kubu-moeldoko-semringah-simbol-penting-kekalahan-1

Kepala Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat pimpinan Moeldoko, Saiful Huda Ems menyatakan, pihak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menarik pendaftaran lambang dan logo partai dari Ditjen Kekayaan Ilmuwan Kemenkumham.

“Masih ingat tingkah serakah dan aneh SBY yang telah mendaftarkan Lambang Partai Demokrat ke Dirjen Kekayaan Ilmuwan pada 19 Maret 2021 lalu, dan yang kemudian ketahuan oleh tim investigator Pengurus DPP Partai Demokrat Pak Moeldoko? Ya gaya serakah, tamak dan jarang SBY karena SBY sudah mendaftarkan Partai dan Lambang Partai Demokrat yang sesungguhnya menjadi hak publik ataupun hak anggota Partai Demokrat, menjadi hak pribadi ke Dirjen Kekayaan Intelektual yang kemudian viral dan ditertawakan oleh banyak orang semasa beberapa hari lalu tersebut akhirnya kemarin ditarik atau dibatalkan lagi pendaftarannya sebab SBY, ” ungkap Saiful kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Mengaji Juga: Bisakah Moeldoko Lolos dari Congkelan Reshuffle? Nih Bocoran Kisi-kisinya

Baca Juga: Dengar Tersebut Pasti Demokrat Ngakak! Ternyata Oh Ternyata, Orang Itu Paling Ngebet Ikut Pilpres

Saiful mengatakan, penarikan dan penghapusan pendaftaran Partai dan Petunjuk Partai Demokrat dari Dirjen Kekayaan Intelektual itu dilakukan oleh pihak SBY di dalam tanggal 14 April 2021 kemarin, setelah Pengurus DPP Partai Demokrat dari pihak Moeldoko memasukkan sanggahan dan keberatan pada 12 April dan direvisi pada agenda 13 April 2021 ke Dirjen Kekayaan Intelektual Departemen Hukum dan HAM MENODAI.

‘Ini semua bisa dinilai oleh publik sebagai wujud kedernya SBY setelah selama beberapa minggu diprotes dan ditertawakan oleh masyarakat secara tiada henti-hentinya melalui jalan sosial. Sebuah aksi ataupun tindakan dari seorang bekas Presiden R. I dengan pernah dua periode menjabat, akan tetapi semakin nampak linglung di usia senjanya, ” ujar pria dengan akrab disapa SHE tersebut.

Lihat Sumber Tulisan di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi secara Okezone. Hal yang terpaut dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan daya artikel menjadi tanggung pikiran Okezone.