Sediaan Komponen Huawei Kena Dampak Hukuman Amerika, Bisnis Smartphone Huawei Terancam

Sediaan Komponen Huawei Kena Dampak Hukuman Amerika, Bisnis Smartphone Huawei Terancam

WE Online, Jakarta

Dalam waktu singkat, Huawei dengan belum lama ini meraih menggelar ‘produsen ponsel pintar terbesar dunia’ terancam jatuh ke posisi membatalkan akibat sanksi baru Amerika Konsorsium (AS).

Per awal pekan ini, seluruh pemasok aneh global di luar AS mesti menghentikan pengiriman ke Huawei, kalau produk mereka mengandung teknologi GANDAR. Jika tetap ingin menjualnya, oleh karena itu mereka mesti mendapatkan izin sebab pemerintah AS.

“Pemasok butuh lisensi dari Departemen Perniagaan AS jika ingin tetap berbisnis dengan Huawei, ” begitu patuh Departemen Kontrol Ekspor AS, dilansir dari  KrAsia , Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Harga Huawei Mate 30 Meroket dari Rp21 Juta ke Rp30, 5 Juta! Ini Sebabnya….

Menangkap Juga: Tekanan Politik terhadap TikTok Bisa Ancam Keamanan Data Pengguna

Berbagai sediaan komponen penting Huawei pun gawat; dari semikonduktor utama, layar, lensa kamera, hingga papan printed circuit . Jadi, walaupun Huawei telah menimbun seluruh jenis inventaris sejak akhir 2018, tak jelas apakah perusahaan memiliki pasokan komponen elektronik seperti layar serta lensa kamera.

“Perangkat elektronik begitu rumit. Tanpa satu diantara komponen, Anda tak bisa menyusun perangkat lengkap, seperti ponsel pintar, laptop, atau stasiun pangkalan, ” kata Ketua Nanya Technology, Wu Chia-chau.

Lebih tinggi, Direktur Institut Riset Pertahanan dan Keamanan Nasional Taiwan, Su Tze-yun menyebut, Huawei mungkin saja menemukan sejumlah komponen alternatif kelas kolong.

Ia menambahkan, “tapi, itu bisa membuat produk Huawei jadi kurang bisa bersaing, apalagi menurun kualitasnya seperti 10 tarikh lalu. ”