September Ceria: Harga Referensi CPO Meningkat 12,34%

WE Online, Jakarta

Harga referensi produk crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode September 2020 adalah US$738,07 per MT. Harga tersebut meningkat US$81,09 atau 12,34 persen dari periode Agustus 2020 sebesar US$656,98 per MT.

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 69 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Saat ini harga referensi CPO berada pada level di bawah US$750 per MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar US$0 per MT untuk periode September 2020,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Didi Sumedi.

Baca Juga: Berkah September 2020: Mayoritas Harga Komoditas Tambang Naik

BK CPO untuk September 2020 merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017 sebesar US$0 per MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Agustus 2020 sebesar US$0 per MT.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada September 2020 sebesar US$2.392,00 per MT naik 8,89 persen atau US$195,34 dari bulan sebelumnya sebesar US$2.196,66 per MT.

Hal ini berdampak pada peningkatan HPE biji kakao pada September 2020 menjadi US$2.107 per MT, naik 9,91 persen atau US$190 dari periode sebelumnya sebesar US$1.917 per MT. Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan menguatnya harga internasional.

Peningkatan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap 5 persen. Sedangkan untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya.