Sindir PKS, Fahri Hamzah: Selama Itu Kontrol di Kota Depok Konservatif dan Tertutup

Sindir PKS, Fahri Hamzah: Selama Itu Kontrol di Kota Depok Konservatif dan Tertutup

WE Online, Jakarta

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah terang-terangan mendukung pasangan calon (paslon) Pradi Supriatna-Afifah Alia dalam Pilkada Depok.

Dalam video yang viral di media sosial (medsos), mantan politisi Partai Keadilan Sentosa (PKS) itu menghadirkan diri sebagai warga Depok & telah mengenal kota itu semenjak kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

“Saya mengerti Depok dan kami mengerti kenapa Depok harus berganti, ” kata Fahri dikutip pada Jumat (4/12/2020).

Baca Juga: DPRD DKI Minta Naik Gaji, PKB dan PSI: Rakyat Lagi Kesulitan Loh!

Baca Juga: 10 Koin Kripto Terbaik, Buat Anda yang Minat Investasi Cryptocurrency!

Dia menilai, selama ini Depok dipimpin oleh mereka yang konservatif, dan tak memiliki ide terbuka untuk sebuah kota modern. “Depok ialah gudangnya kaum intelektual dan gudangnya orang hebat, ” ujarnya.

Menurut bekas anggota DPR RI itu, semasa ini kontrol terhadap Depok yang dilakukan oleh partai pengusung wali kota saat ini cenderung konservatif dan tertutup, serta tidak sedia terbuka. Fahri melihat hampir 15 tahun Wali Kota Depok tetap konflik dengan wakilnya.

“Saudara Pradi itu korban terakhir. Saya tahu sebab ini ada sistem tertutup tak menghendaki perubahan, ” kata Fahri

Dia menyebut, Depok merupakan sebuah praja metropolitan yang luar biasa dan paling dekat dengan Jakarta. Sudah sepatutnya Depok harus menjadi suatu kota mandiri yang menyebabkan semua warga patut berbangga.

“Tidak kemudian Depok digelayuti persoalan konflik elit, percekcokan politik, dari Jakarta. Tapi kotanya tidak terurus, ” ujar Fahri.

Sebutan dia, yang terjadi saat itu, banyak persoalan klasik belum terlewati. “Tambah kotor, tambah banjir, tambah macet, tambah kumuh dan lain sebagainya, ” kata pendiri PKS itu.

Maka itu, Fahri mengajak masyarakat Depok agar pada 9 Desember menggunakan hak suaranya untuk memilah pemimpin kepala daerah yang lebih baik.

Menurutnya, Pradi dan Afifah merupakan dua tokoh muda yang muncul sadar bahwa mereka harus muncul dari persoalan lama Depok. “Era baru Depok yang dipimpin sebab semangat kolaboratif, ” ujarnya

Semangat kolaboratif menggabungkan, menyatukan, seluruh potensi yang ada di Kota Depok dari sumber daya manusia, alam, posisi, dan strategisnya. Dengan demikian, tinggi Fahri, Depok akan mengalami perubahan yang lebih bersih, bebas banjir, lebih metropolis, dan lebih mencitrakan kota yang humanis.

“Untuk itu saya mengajak masyarakat mendukung Pradi-Afifah pada 9 Desember mendatang, ” ujarnya.

Untuk diketahui, Pilkada Depok diikuti oleh calon wali-wakil wali kota Depok Pradi Supriatna-Afifah Alia dari nomor urut satu. Pasangan tersebut diusung oleh Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, PSI dan PAN.

Sedangkan kubu petahana, menyodorkan calon wali-wakil wali tanah air Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. Pasangan nomor urut dua tersebut berada dalam gerbong yang diusung oleh PKS, PPP dan Demokrat.

Teman Sindikasi Konten: Viva