Terkuak Pembicaraan Jenderal Amerika & Jenderal China, Ternyata Eh Ternyata…

terkuak-pembicaraan-jenderal-amerika-dan-jenderal-china-ternyata-eh-ternyata-1

Perwira agung militer Amerika Serikat (AS) Mark Milley mengungkapkan Donald Trump tidak berencana menyerang China ketika menjabat. Pernyataan itu juga disampaikannya kepada Beijing dalam sebuah seruan di era kepemimpinan Trump.

“Saya terang, saya yakin, bahwa Pemimpin Trump tidak bermaksud menggunakan China dan itu merupakan tanggung jawab langsung hamba untuk menyampaikan perintah dan niat presiden, ” kata Milley kepada Komite Legiun Bersenjata Senat pada Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: Peringatan sejak Jenderal Amerika Keluar: Di dalam 12 Bulan, Al-Qaeda Muncul di Kaki Taliban

Jenderal Angkatan Darat serta Ketua Kepala Staf Ikatan ini menyampaikan pembelaan membengkil atas dua panggilan dengan dibuat kepada mitranya sebab China. Dia mengatakan hal tersebut menanggapi tentang informasi intelijen bahwa China khawatir tentang serangan AS.

“Tugas saya zaman itu adalah melakukan de-eskalasi. Pesan saya lagi-lagi konsisten: Tetap tenang, tegas, & turunkan eskalasi. Kami tak akan menyerangmu, ” ujar Milley dikutip dari Al Arabiyah.

Milley telah menjadi ‘pusat angin besar api’ di tengah petunjuk bahwa dia melakukan perut panggilan ke Jenderal Li Zuocheng dari Tentara Penghentian Rakyat China. Panggilan itu untuk meyakinkannya bahwa AS tidak akan tiba-tiba bergumul atau menyerang China.

Dalam komentar yang paling luas, Milley mengatakan bahwa panggilan pada 30 Oktober dan 8 Januari sepenuhnya dikoordinasikan dengan Gajah Pertahanan pada saat itu, Mark Esper, serta badan-badan kebahagiaan nasional AS lainnya. Dia mengatakan bahwa setelah panggilan selesai, dia mengadakan pertemuan singkat dengan staf untuk membahas prosesnya.

“Saya tidak pernah membuktikan untuk mengubah atau mempengaruhi proses, merebut otoritas, atau memasukkan diri saya ke dalam rantai komando, namun saya diharapkan, saya diminta, untuk memberikan saran saya dan memastikan bahwa pemimpin mendapat informasi penuh, ” ujar Milley.

Rincian panggilan itu baru kali ditayangkan dalam kutipan dari buku “Peril” dengan baru-baru ini dirilis sebab jurnalis Washington Post Bob Woodward dan Robert Costa.

Beberapa anggota parlemen AS mengatakan Milley melampaui wewenangnya. Mereka pun telah menodong Presiden Joe Biden untuk memecatnya. Trump mengecam Milley sebagai pengkhianat, menyebutnya orang gila. “Milley tidak sudah memberi tahu saya mengenai panggilan yang dilakukan ke China, ” katanya menyelamatkan diri.

Lihat Sumber Tulisan di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kegiatan sama Warta Ekonomi secara Republika. Hal yang terpaut dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungan Republika.