Tiba-tiba Gugat Yasonna Laoly, Kubu Moeldoko Bikin Manuver Sedang

Partai Demokrat (PD) versi kongres luar biasa (KLB) mendadak melakukan manuver kebijakan untuk mendapatkan legalitas PD dari tangan sang Pemimpin Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebagaimana diketahui, berkas Partai Demokrat versi KLB ditolak oleh Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Kepala Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat versi Moeldoko Saiful Huda Ems mengatakan, materi gugatannya ialah meminta pengadilan mengesahkan KLB lewat Pengadilan Tata Daya Negara (PTUN).

Mengaji Juga: Habib Rizieq Divonis Bersalah Telah Berbuat Kerusuhan, Mana Bukti Keonarannya?!

“Gugatan tersebut merupakan pertama kali diajukan pasca ditolaknya pengesahan buatan KLB oleh Kemenkumham, ” kata Saiful Huda pada GenPI. co, Sabtu (26/6).

Saiful Huda menjelaskan, pengajuan gugatan tersebut bukanlah langkah pribadi Kepala PD KLB Moeldoko, memperbedakan langkah bersama Dewan Pengurus Pusat (DPP).

Menteri Hukum dan PEDOMAN Yasonna Laoly yang menjelma pihak tergugat itu merupakan dalam kapasitas beliau jadi pejabat.

“Artinya, sebenarnya yang digugat dalam sini adalah keputusan institusinya, bukan pribadinya, ” jelasnya.

Baginya, itu siapapun yang menjadi Menkumham yang menolak pengesahan Golongan Demokrat KLB akan tetap digugat.

“Materi gugatan itu juga terdapat beberapa kausa hukum mengapa PD KLB harus disahkan, ” pungkasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah warga di Indonesia dengan tujuan bacaan belum seimbang. Sejak 90 orang, akses referensi yang tersedia hanya mulia buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Tulisan ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, gambar, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.