Wishnutama Terjun Langsung Luncurkan Ferizy, Barang apa Itu?

WE Online, Jakarta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mendukung dan memperkenalkan penggunaan aplikasi reservasi kartu ferry berbasis online ‘Ferizy’ dengan diluncurkan secara resmi di Pelabuhan Eksekutif Merak, Banten kemarin. Dia mengatakan, konektivitas merupakan salah kepala faktor pendukung utama dalam perluasan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Ferizy dapat diakses melalui website dan aplikasi di smartphone itu disebut sebagai jawaban atas jalan masyarakat untuk mempercepat dan memudahkan pelayanan reservasi tiket kapal ferry dengan menggunakan teknologi digital.

“Saya yakin ke depan, dengan terakselerasinya kurun digital yang lebih cepat semasa masa pandemi Covid-19, tren pembelian tiket via online ini mau terus meningkat seiring gaya tumbuh masyarakat di era kenormalan hangat, ” ujar Wishnutama dalam masukan persnya.

Baca Juga: Wishnutama Siap Satu-Satunya Menteri Millenial Favorit Publik!

Pandemi Covid-19 membuat era digital terakselerasi lebih cepat dari yang seharusnya sehingga memaksa hampir seluruh orang untuk mentransformasikan segala kegiatannya ke platform digital.

Kehadiran layanan Ferizy juga sebagai bentuk sinergi jarang kementerian atau lembaga dalam peristiwa ini Kementerian BUMN, Kementerian Relasi, dan pemangku kepentingan lainnya dengan selalu mendukung pengembangan sektor turisme dan ekonomi kreatif.

“Saya berharap permintaan Ferizy dapat menjadikan pengguna jasa kapal ferry semakin mandiri, barangkali, aman, dan nyaman melakukan penjelajahan, ” kata Wishnutama.

Menteri Perhubungan Watak Karya Sumadi mengatakan, kehadiran servis ini akan memudahkan layanan bagi masyarakat dan wisatawan. Kementerian Relasi rencananya akan menghibahkan pengelolaan 20 terminal di Danau Toba kepada ASDP.

“Kehadiran Ferizy menjadi satu bagian maju ke depan untuk mampu diterapkan, yang juga diharapkan mau memberikan kemudahan dalam memberikan layanan serta pembelajaran bagi masyarakat dan wisatawan, ” kata Budi Susunan.

Baca Juga: Catat, Ini dengan Perlu Diperhatikan saat Traveling dalam New Normal

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan kehadiran 3 menteri dalam peluncuran Ferizy bukan sekadar seremonial, melainkan mencerminkan kontrak pemerintah dalam memudahkan dan melayani masyarakat dengan baik.

“Dalam hal itu ASDP melalui Ferizy telah membayangkan dua hal tersebut, bahwa pelayanan publik harus diutamakan, ” kata Erick Thohir.

Selanjutnya ia berharap terminal penyeberangan juga terintegrasi dengan pikulan umum lainnya. Apalagi dengan pembangunan Tol Trans Sumatera yang saat ini saja sudah mampu meningkatkan aktivitas masyarakat hingga 40 tip antara Pulau Jawa dan Sumatera.

“Hal ini perlu diantisipasi. Saya harapkan peningkatan kualitas kerja di ASDP harus terus dijaga. Tapi aku yakin ini bisa terlaksana makin didukung oleh BUMN dan BUMD dan juga pengusaha di wilayah dan sektor swasta, ” sekapur Erick Thohir.